Mengusung tema Locus Amoenus atau “tempat yang menyenangkan” , Kelana Lini berangkat dari gagasan bahwa karya seni tidak lahir dalam ruang hampa. Lingkungan sosial, subkultur, kebiasaan sehari-hari, hingga ritme sebuah kota turut membentuk identitas visual para senimannya. Melalui pameran ini, publik diajak mengamati bagaimana Yogyakarta dan Surakarta menjadi ruang yang melahirkan praktik-praktik artistik yang khas.
Kelana Lini menghadirkan 8 perupa individual , 4 kolektif seni , 2 muralis , 3 program publik , dan berlangsung di 2 kota . Melalui pameran dan berbagai aktivasi berbasis komunitas, Meramu.id berupaya mempertemukan praktik seni rupa dengan kehidupan sehari-hari secara lebih terbuka, partisipatif, dan dekat dengan masyarakat.