"Si Merah dan Seisi-nya : Pameran Tunggal Ki(AR)a
Mengeksplorasi hubungan antara inner child, trauma, memori, dan proses berdamai dengan diri sendiri. Melalui “Si Merah”, Ar menghadirkan sosok yang lahir dari pengalaman personal dan emosi yang tidak selalu memiliki ruang untuk diucapkan.
Merah bukan sekadar warna, melainkan tubuh dari kemarahan, kehilangan, ketakutan, luka, sekaligus bagian diri yang masih bertahan.
Melalui instalasi, keramik, batik, dan performance art, pameran ini mengajak pengunjung menelusuri bagaimana pengalaman masa lalu dapat menetap di dalam tubuh dan membentuk cara kita melihat diri hari ini. Karya-karya di dalamnya tidak berusaha menghapus atau menyembuhkan trauma, tetapi membuka ruang untuk mengakui keberadaannya.
Si Merah dan Seisi-nya bukan tentang melupakan masa lalu, melainkan tentang belajar hidup bersama bagian diri yang pernah ingin kita tinggalkan.
Sebab mungkin, memori tidak benar-benar pergi. Ia hanya berpindah tempat—dari ingatan, ke tubuh, lalu menjadi bagian dari siapa kita sekarang.
Lokasi : Tempat KITA (15 - 23 Agustus 2026)