Jika berkunjung ke Surakarta, sempatkanlah singgah ke Pura Kadipaten Mangkunegaran. Di dalam komplek Pura Mangkunegaran tersebut, ada sebuah perpustakaan yang sudah berdiri lebih dari 150 tahun. Perpustakaan itu bernama Reksa Pustaka. Reksa Pustaka berdiri pada 11 Agustus 1867 atas prakarsa Gusti Mangkunegara IV.
Gusti Mangkunegara IV juga terkenal sebagai pujangga yang kerap menulis karya sastra. Dalam prosesnya, Reksa Pustaka didirikan sebagai penyimpanan arsip dan karya milik Gusti Mangkunegara IV, ada juga karya-karya pujangga besar Ranggawarsita. Selain itu, Reksa Pustaka memiliki tujuan untuk mengedukasi dan menambah pengetahuan masyarakat di sekitar Pura Mangkunegaran. Sejauh ini, tercatat lebih dari 750 naskah kuno yang tersimpan dan terawat di Reksa Pustaka. Selain itu, arsip-arsip milik pemerintahan Mangkunegara I hingga X juga tersimpan di tempat ini.

Saat ini, Mangkunegaran berada di bawah kepemimpinan Gusti Mangkunegara X. Semua program dan rancangan agenda yang akan dilaksanakan di area Pura Mangkunegaran saat ini berlandaskan pada studi pustaka di Reksa Pustaka. Gusti Mangkunegara X menjadikan adat yang tercatat di Reksa Pustaka sebagai landasan untuk menjalankan suatu program.
Sebagai contoh, pembangunan Pracima Park, yang didasarkan pada literatur lawas yang menerangkan bahwa tempat tersebut memang dahulu digunakan sebagai taman. Sejauh ini, Reksa Pustaka sudah mengajukan dua hal sebagai memori kolektif bangsa. Yang pertama adalah Studiefonds, ini merupakan beasiswa yang disediakan oleh Kadipaten Mangkunegaran pada saat Mangkunegara VI dan Mangkunegara VII memimpin. Kedua, berbagai tarian karya Mangkunegaran juga sudah didaftarkan ke Arsip Nasional Republik Indonesia dan sedang dalam proses pengajuan ke UNESCO sebagai Memory of the World.
Koleksi Reksa Pustaka
Perpustakaan Reksa Pustaka memiliki misi melakukan penyelamatan, pelestarian, serta fungsi konservasi naskah. Selain itu, Reksa Pustaka sudah memulai digitalisasi katalog dalam rangka menuju perpustakaan digital. Hal ini dilakukan agar pengetahuan yang terdapat di Reksa Pustaka Mangkunegaran dapat diakses oleh siapa saja dan kapan saja.
Reksa Pustaka Mangkunegaran juga memiliki Kelas Aksara yang dibuka selama musim liburan sekolah sebagai sarana edukasi dan hiburan. Kelas Aksara ini juga dapat diakses oleh lembaga-lembaga yang ingin mengadakan kerjasama dalam menyelenggarakan Kelas Aksara. Terdapat juga Paheman Mangkunegaran, sebuah diskusi buku yang dilaksanakan setiap Sabtu Pon, sesuai weton Gusti Mangkunegara X. Tidak hanya diskusi buku, Paheman Mangkunegaran juga membahas beberapa hal seperti kanonisasi budaya dan Pangeran Sambernyawa.
Wawancara dengan pustakawan Reksa Pustaka
Jika Anda berencana mengunjungi Perpustakaan Reksa Pustaka Mangkunegaran, Anda dapat masuk ke dalam komplek Pura Mangkunegaran lewat pintu utama atau pintu timur setiap hari Senin hingga Sabtu pukul 9 pagi hingga 2 siang. Awalnya, perpustakaan Reksa Pustaka hanya dibuka hingga pukul 12 siang, tetapi atas permintaan Gusti Mangkunegara X, durasi buka perpustakaan Reksa Pustaka diperpanjang.
Perpustakaan Reksa Pustaka Mangkunegaran dapat diakses gratis oleh siapa saja, tetapi, jika anda ingin mengakses ruang arsip, anda harus mengajukan surat izin kepada pengurus Perpustakaan Reksa Pustaka Mangkunegaran.