Seni di Yogyakarta bergerak begitu cepat dan memikat. JAWLAND-JAWLAND menawarkan tur seni untuk pengalaman menikmati, mengapresiasi, mempelajari dan melibatkan diri secara intim bersama pelaku seni di berbagai tempat penting dan menarik.
Sebagai kota kuno bekas ibukota kerajaan Mataram Islam, Kotagede (ꦏꦸꦛꦒꦼꦝꦺ) menyimpan peninggalan sejarah dan budaya berupa arsitektur dan laku kehidupan sosial masyarakatnya.
Kita akan menyimak bagaimana sejarah Yogyakarta–lanskap Jawa di masa lalu, dituturkan melalui arsitektur dan mengamati peninggalan yang terus berubah namun spiritnya selalu hidup.
Di sanalah kemudian berkembang sebuah kota pusat peristiwa politik hingga budaya yang menjadi saksi atas suksesi Mataram Islam dan perkembangannya hingga kini menjadi Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat.
Tur ini menawarkan pengalaman estetik yang lengkap atas aktivitas seni budaya di Kotagede serta kehidupan sosial masyarakatnya.
Setelah Perjanjian Giyanti (1755) pada masa Hamengku Buwono I, Kotagede berkembang pesat sebagai sentra kerajinan perak. Kerajinan ini sempat dikhususkan untuk kebutuhan Keraton berkat kemewahan dan keindahannya.
Secara khusus, JAWLAND-JAWLAND akan memberikan Anda pengalaman menciptakan kerajinan perak dan, tentu saja, sebuah kenang-kenangan untuk dibawa pulang.
ARTJOG adalah salah satu peristiwa seni kontemporer yang penting untuk diamati abad ini. Datang ke sana dan mengalami ekshibisi serta presentasinya secara penuh merupakan sebuah gerakan untuk menjadi salah satu bagian atas perkembangan seni kontemporer di Indonesia.
memberikan akses khusus kepada Anda untuk menikmati ARTJOG 2023 sekaligus memahami praktik seni rupa hari ini.
Nikmati hidangan kuliner tradisional Jawa yang disajikan dengan istimewa. Berkolaborasi dengan chef profesional, sajian makanan ini akan mengantarkan Anda pada pengalaman gastronomi yang mengejutkan.
Kariernya di dunia kuliner selama 10 tahun membawa Laire Siwi Mentari menjadi chef dan pemilik restoran Jiwajawi di Yogyakarta. Setelah lulus dari Universitas Indonesia dan IONs Culinary College, ia menjadi konsultan untuk beberapa restoran besar lainnya yang menyajikan menu-menu Nusantara dan interkontinental. Buku terbarunya yang berjudul Kelana Lidah Jawa memadukan data sejarah dan fiksi tentang asal mula dan proses penciptaan beragam makanan khas di Jawa (Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Yogyakarta) secara naratif dan diterbitkan oleh Ambarrukmo.
Lawang Pethuk Kotagede adalah ruang liminal antara aspek fungsi (publik, semi-privat, dan privat) rumah Jawa. Penduduk berkembang tanpa perencanaan wilayah dan tata kota yang pasti, dan, timbullah posisi rumah yang berdekat-dekatan. Lawang Pethuk tercipta berkat keterbatasan, persepsi atas keamanan Kotagede, serta perkembangan yang organik dari masyarakat Kampung Alun-alun sejak beratus tahun lalu.
Tur ini akan membawa Anda pada Lawang Pethuk. Kita akan mengunjunginya dan makan siang di sana, tempat yang kita bisa memposisikannya sebagai lokus kerukunan dan kearifan masyarakat Kotagede.
Studio Jaring adalah rumah berkarya Iwan Yusuf, seorang seniman yang dikenal atas karya-karya hyperrealism-nya serta eksplorasinya melalui medium jala.
Melalui tur ini, kita akan menyaksikan bagaimana Iwan Yusuf menciptakan karya-karya hebatnya di sana, memahami relasinya atas isu ekologis yang menjadi kendaraan utama kerja kesenimanannya, serta, makan malam bersama secara intim dan hangat.
Tur ini hendak mengajak Anda untuk menangkap lanskap perkembangan seni mutakhir di Yogyakarta. Para partisipan akan dilibatkan langsung dalam memahami relasi paling esensial dari kegiatan seni dengan kehidupan sehari-hari sekarang.
JAWLAND-JAWLAND adalah sebuah momentum yang hanya hadir melalui Jogjaartweeks, di mana gairah seni sedang memuncak. Jangan kehilangan momen!
KOTAGEDE
KOTAGEDE
KOTAGEDE
KOTAGEDE
Jogja National Museum
Studio Jaring
Studio Jaring
Jogja National Museum
+62 812 8034 3485 (Luisa Gita)
FORM REGISTER